Penulis: admin


Sidikalang (Inmas). Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 2 Oktober, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi mengajak seluruh ASN dan karyawannya untuk memakai batik yang dimiliki masing-masing. Ajakan ini disambut oleh seluruh ASN Kemenag Dairi dengan antusias sebagaimana terlihat, Rabu (02/10) semuanya hadir memakai batik dengan motif yang beraneka macam untuk mengikuti Upacara Hari Batik Nasional yang digelar di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Jalan Pelita Nomor 20 Sidikalang.

Kakankemenag Saidup Kudadiri dalam arahnnya mengatakan “Batik adalah budaya Indonesia  yang sangat tinggi nilainya dan sudah diakui dunia internasional. Pada tanggal 2 Oktober 2009 badan PBB untuk kebudayaan UNESCO menetapkan batik sebagai warisan Kemanusiaan untuk budaya Lisan dan nonbendawi. Sehingga tanggal 2 Oktober ini menjadi hari batik nasional, ujar Saidup.

Dan pada hari ini  tepatnya 10 (sepuluh) tahun Hari Batik Nasional sejak ditetapkannya, semoga ini menjadi suatu kebanggaan untuk kita masyarakat Indonesia dan semoga dapat menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap budaya nasional dan dapat kita wariskan kepada anak-anak dan cucu kita, harap Saidup.

“Selamat memperingati Hari Batik Nasional”, dengan memakai baju batik dan melaksanakan upacara adalah salah satu bentuk penghargaan kita atas budaya nusantara dan batik kebanggaan Indonesia. Pungkas Saidup.

Upacara ini diikiuti oleh Kasubbag TU, Kasi dan Penyelenggara, Kepala KUA, Penyuluh, Penghulu, Pengawas, Prambuhati dan Siswa/i Prakerin. (LM) 


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi melalui Kasubbag TU. H. Mahdi Kudadiri, S.Pd.I, MM mengahdiri sekaligus memimpin doa pada acara resepsi dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Dairi Ke 72 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Dairi, bertempat di Gedung Balai Budaya Kabupaten Dairi, Selasa (01/10).

Mahdi Kudadiri ikut ambil bagian pada pelaksanaan resepsi  tersebut, Mahdi tampil sebagai pembaca doa. Tampil dalam balutan Jas, Kasubbag TU membacakan do’a dengan suara yang jelas dan kata-kata yang tersusun rapi.

Diawali ungkapan syukur, Kasubbag TU dalam petikan doanya berharap kepada Allah swt agar membukakan pemikiran anak bangsa khususnya di Kabupaten Dair,  sehingga dapat bijaksana memanfaatkan anugerah yang diberikan, lapangkan nurani kami agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman. Jadikan kami yang senantiasa bersyukur, menjunjung tinggi sikap jujur dan memperoleh karunia sebagai Negeri yang unggul, makmur, sejahtera dan harmoni.

Tak lupa, Mahdi menutup doa dengan ungkapan permohonan ampunan dan dikabulkannya doa. Ya Allah, kabulkanlah doa dan segala permohonan kami, engkau maha pengampun dan maha mengabulkan doa, pinta Mahdi.

Hari jadi Kabupaten Dairi kali ini mengambil tema “Membangun Dairi Unggul


Sidikalang (Inmas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Pimpin Doa pada rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Dairi dalam rangka hari jadi ke 72 Kabupaten Dairi, Selasa (01/10).

Dalam doanya, Kakan Kemenag haturkan permohonan Kabupaten Dairi yang telah memasuki usia 72 tahun kiranya, kiranya seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar serta mendapat keberkahan. Menjadikan masyarakat Kabupaten Dairi yang pandai bersyukur, dengan jalan berja keras, ikhlas dan saling bekerjasama dalam membangun Kabupaten Dairi menjadi Kabupaten yang unggul adil dan makmur.

Saidup juga memohon kepada Allah swt, untuk menyatupadukan hati dan niat pemimpin dan masayrakat Kabupaten Dairi untuk membangun Dairi, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Dijauhkan dari fitnah dan desintegrasi, sehingga menjadikan Kabupaten Dari negeri yang Baldhatun Thoybatun wa rabbun Ghofur yaitu daerah yang religious, aman, makmur dan tenteram.

Rapat Paripurna  Istimewa DPRD dibuka secara resmi oleh Sabam Sibarani ketua DPRD. Hadir Bupati Dairi,  Forkopimda serta para pejabat dan undangan lainnya.  Acara berlangsung lancar, dilanjutkan dengan pidato Bupati Dairi. (LM)


Sidikalang (Inmas). Pembukaan Pesta Njuah-njuah Kabupaten Dairi yang berlangsung di Stadion Utama Panji berlangsung dengan  sukses dan meriah. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi turut sebagai kontingen bersama dengan kontingen lain yang berasal dari instansi lainnya, Senin (30/09).

Acara pembukaan sendiri, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Bupati Dairi dan Wakil Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, SKPD Kabupaten Dairi serta seluruh peserta yang berasal dari Kecamatan dan desa Se-Kabupaten Dairi.

Saidup menuturkan kepad Inmas bahwa acara bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan buadaya Pakpak masyarakat asli Kabupaten Dairi. “Semoga acara ini dapat menjadi agenda tahunan di Kabupaten Dairi”, ujar Saidup.

“Melalui keberadaan pesta njuah-njuah ini dapat menjadikan Kabupaten Dairi semakin unggul, masyarakat yang sejahtera harmonis dan religius” harap Saidup.

Pesta Njuah-njuah tahun ini dimulai pada Senin (30/9 s.d 03/10). Berbagai kegiatan dipusatkan di Stadion Utama Panji, diisi dengan sejumlah kesenian berupa tarian budaya, Sodip, Festival Gendang, Sendara Tari Nangkendaren, konser musik dan beberapa kegiatan lainnya. Acara penuh setiap hari mulai pukul 09.00 s.d. 23.00 wib. (LM)


Sidikalang (Inmas). Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Baitan Tambahan laksanakan Program pendidikan Praktek dengan konsep tadabur alam. Pelaksanaan pendidikan dengan penerapan pemahaman dengan bersentuhan langsung dengan lingkungan sekolah. Kepala MIS Baitan Tambahan Juita Gajahmanik S.Pd.I dan Pengawas tingkat Madrasah Abdurrahman Angkat. S.Ag memantau pelaksanaan Praktek pelaksanaan sholat yang benar yang dilaksanakan di luar ruang kelas yaitu di halaman sekolah dengan berjamaah, Rabu (28/8). Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Program unggulan yang telah ditetapkan oleh sekolah yaitu mengenai kualitas lulusan MIS Baitan Tambahan.

Juita Gajah Manik menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagai modifikasi dan pengembangan pendidikan dengan metode tadabur alam. Model pembelajaran seperti ini bukan hanya diperuntukkan pada saat praktek sholat saja, akan tetapi pada kegiatan pembelajaran lain seperti pengenalan alam, sejarah dan juga kegiatan-kegiatan pembelajaran yang dapat dilaksanakan di luar ruang kelas. Metode seperti ini diharapkan juita gajah manik dapat mendorong semangat siswa untuk lebih semangat dalam belajar. Dengan adanya kegiatan seperti ini, maka metode pembelajaran di MIS Baitan Tambahan menjadi lebih bervariasi. Dengan metode ini diharapkan dapat menjadi awal perbaikan mutu pendidikan di MIS Baitan Tambahan.

Pengawas pendidikan Abdurrahman Angkat juga memberikan atensi yang cukup tinggi terhadap perkembangan pendidikan madrasah di tingkat MI. Melaksanakan monitoring dan supervisi dari setiap program sekolah, program kepala sekolah dan program guru selalu di pantau perkembangannya. Apresiasi yang tinggi disampaikan oleh Abdurrahman Angkat kepada MIS Baitan Tambahan yang telah melaksanakan ide-ide kreatif dan inovatif dalam menjalankan proses pendidikan di madrasah. Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini, dapat mendorong madrasah-madrasah yang lain untuk berpacu dalam membuat inovasi dan kreasi dalam memajukan pendidikan madrasah yang bermutu. (LM/sbk03)


Sidikalang (Inmas). Pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) Raudhatul Athfal di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Dairi melaksanakan Kelompok Kerja guru yang perdana dilaksanaka pada tahun ajaran baru tahun 2019/2020. Pertemuan ini di koordinir langsung oleh pengawas tingkat RA Dairi Hj. Sri Dewi Angkat. MM.

Sri Dewi menyampaikan dalam sambutan dan laporan nya bahwa kegiatan  ini adalah pertemuan perdana. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai wadah untuk saling berbagi informasi, pendapat, ide serta berbagi pengalaman antara sesama guru RA. Selain itu Dia melaporkan bahwa pertemuan ini diharapkan mendapatkan arahan dan bimbingan dan dorongan mengenai kelengkapan administrasi secara kelembagaan yaitu SK Kemenkumham dan Akreditasi RA.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemeterian Agama Kabupaten Dairi Drs. H. Saidup Kudadiri. MM yang sekaligus membuka acara secara resmi. Juga hadir Kepala Seksi Pendidikan Islam H. Inur Sagala. S.Ag yang diharapkan dapat menjadi Narasumber dalam kegiatan ini. Serta dihadiri oleh seluruh kepala dan guru RA se Kabupaten Dairi yang dilaksanakan di gedung Aula Kemenag Dairi, Kamis (29/8.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Drs. H. Saidup Kudadiri. MM dalam sambutannya pertama adalah ungkapan terima kasih atas semangat kerja dari pengawas dan kepala madrasah serta guru-guru dalam melaksanakan pendidikan di tingkat RA. Di dalam menjalankan Pendidikan tingkat RA yaitu yang bersentuhan langsung dengan anak usia dini, guru harus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam memberikan pendidikan karena ditangan para guru RA lah sikap dan masa depan anak- anak itu dapat ditentukan. Jika salah dalam memberikan pendidikan dasar maka kedepannya akan sulit memperbaikinya. Terkhusus di era yang sangat canggih ini, pendidikan itu harus ekstra karena pengaruh penggunaan tekhnologi/ gatget saat ini dapat mempengaruhi anak.

Disamping itu enggelolaan kelembagaan RA juga harus diperhatikan, baik izin, kurikulum, serta Akreditasi harus dilengkapi oleh pengurus Yayasan atau pengelola. Negara kita negara hukum, jadi lembaga harus memiliki legalitas yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Maka dari pada itu terkhusus terhadap Akreditasi RA harus terus dikejar dan dicapai, karena itu sebagai standarirasi mengenai lembaga formal. Diharapkan seluruh kepala, pengawas dan kepala seksi pendidikan islam agar dapat memberikan perhatian dan koordinasi dalam mewujudkan RA sekabupaten Dairi yang terakreditasi.

Inur Sagala S.Ag selaku Kepala Seksi Pendidika Islam dalam sambutannya menyampaiakan bahwa komitmen kepala RA dan Pengurus yayasan harus lebih ditingkatkan. Koordinasi sangat dibutuhkan serta kerja tim. Inur Sagala mengatakan akan berupaya untuk membuat kebijakan baru untuk dapat lebih mengoptimalkan kinerja pengelola RA. Serta juga akan memperhatikan kesejahteraan guru-guru RA, imbuhnya. (LM/sbk03)


Sidikalang Inmas).Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Dairi bekerjasama BNI 46 Cabang Sidikalang menggelar Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Dairi di Pelataran Gedung Nasional Djauli Manik, Kamis (29/8).

Dihadiri sekitar 200 anak perwakilan 15 kecamatan di Kabupaten Dairi bersama Kadis PMDPPA Dairi , Kakan Kemenag Dairi, para Camat dan sejumlah unsur lainnya. Peringatan Hari Anak tahun ini mengangkat tema “ Peran Keluarga dalam perlindungan anak”, dengan diisi deklarasi sekolah ramah anak dan diskusi tentang pembentukan perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat dan pendataan akte kelahiran anak.

Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam sambutannya mengatakan bahwa tema HAN tahun ini dimaknai untuk memperkuat peran keluarga dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. “Kita harus mewujudkan pengasuhan yang berkualitas dimulai dari keluarga dan kita jadikan anak-anak di Dairi lebih unggul dalam segala bidang, katanya.

Berbagai permasalahn terhadap anak, sambung Eddy, dapat diminimalisir dengan keluarga yang berkualitas. “Untuk itu pola pengasuhan berkualitas menjadi konsep utama dengan memenuhi hak anak serta membangun komunikasi yang baik antar anggota keluarga,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Drs H. Saidup Kudadiri dalam sambutannya menyampaikan bahwa, sekarang banyak terjadi pelecehan seksual pada anak. Saya harapkan pengajar sekolah termasuk orang tua untuk mengawasi anak-anak di lingkungannya. Pelayanan dasar anak harus diperhatikan,“katanya.

Saidup  mengucapkan terima kasih atas peringatan hari nanak nasional tersebut, serta Kemenag Dairi siap mendukung program pemerintah Kabupaten Dairi untuk menjadikan Kabupaten Dairi menjadi kota layak anak. Tidak hanya kota tapi di semua kecamatan juga diminta untuk meningkatkan program-program untuk kesejahteraan keluarga dan anak. Pungkas Saidup.

Peringatan Hari Anak Nasional ini juga dirangkai dengan pendatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang perlindungan antara Pemkab dan Kemenag Dairi. (LM)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com