Kategori: Berita Seksi

berisi berita lainnya


Sidikalang (Humas). Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Drs. H. Dunggar Angkat, MM didampingi stafnya, Selasa (30/06) pagi turut mendampingi Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kabid PHU) Drs. H. Muslim Lubis, MM didampingi Kepala Biro Penyelenggaraan Haji dan Umrah dan Haji Khusus H. Syafaruddin Lubis, SH, M.Si Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara mendatangi salah satu biro travel di Kabupaten Dairi yang menyelenggarakan paket perjalanan umrah.
Kunjungan kali ini adalah untuk memonitoring biro-biro travel penyeleggara ibadah haji dan umrah sebagai upaya menghindari adanya penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini terkait maraknya isu biro travel yang melakukan penipuan terhadap calon jamaah. Melalui paket murah dan janji manis yang berujung terhadap penipuan dengan gagalnya memberangkatkan calon jamaah.
Biro travel yang dikunjungi adalah PT. Aryanfa Mitra Madani Medan yang terletak di Jalan Empat Lima, Kelurahan Batang Beruh Kecamatan Sidikalang. Disambut langsung oleh pimpinan biro travel, Wasita Dewi Siregar, tim kemudian memulai monitoring dengan memeriksa kelengkapan berkas yang dimiliki oleh PT. Aryanfa Mitra Madani Medan.
Dari hasil monitoring ditemui bahwa saat ini PT. Aryanfa Mitra Madani Medan masih menjadi cabang dari PT. Aryanfa Mitra Madani Medan yang terletak di Medan.
Informasi terkait izin sebagai PPIU, jika biro travel belum memiliki izin sebagai PPIU maka dilarang untuk menerima pendaftaran, memasang spanduk, baliho, merk, dan sejenisnya yang menginformasikan penerimaan calon jamaah umroh serta memberangkatkan jamaah umroh ujar. Muslim Lubis. Selain itu jika perusahaan belum memiliki pengesahana izin kantor cabang agar segera mengurusnya ke Kanwil Kemenag Sumut.
H. Muslim Lubis dan tim serahkan kuisioner yang diisi para karyawan biro travel serta ditandatangani pemilik cabang biro travel. Diskusi dan tanya jawab antar tim monev dan biro travel berlangsung hangat. Komitmen Wasita Dewi Siregar, selaku pimpinan PT. Aryanfa Mitra Madani Medan untuk memenuhi persyaratan dalam mengoperasionalkan biro travelnya kedepan sesuai arahan H. Muslim Lubis dan kasi PHU dan menandatangani berita acara peninjauan. (lm)


Sidikalang (Humas). Bertempat di halaman Musala Simarsar Kuta Raja, Kecamatan Kecamatan Pegagan Hilir, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir H. Muhammad Sanif, S.HI, M.Ag melantik dan mengukuhkan Pengurus Badan Kemakmuran Mushalla (BKM) Simarsar Periode 2020-2024, Jumat (19/06).

Penetapan Pengurus BKM Al-Badar dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir Nomor B.46/Kua.09/BA./6/2020 tentang Susunan Pengurus Pengurus Badan Kemakmuran Mushalla (BKM) Simarsar Periode 2020-2024, tertanggal 17 Juni 2020 M / 28 Syawal 1441 H.

Struktur organisasi BKM Simarsar terdiri dari Penasihat, Pengurus Harian yang terdiri dari ketua dan wakil ketua, sekretaris dan wakil sekretaris, bendahara dan wakil berdahara, serta tujuh seksi yaitu seksi Pemakmuran, pendidikan, sosial, perlengkapan/ urusan dalam, pembangunan, kebersihan dan keamanan, dan pembantu umum. Disamping itu juga diisi oleh pelindung dan pembina. Kepengurusan BKM Simarsar periode 2020-2023 dipimpin oleh Asar Manik yang merupakan kepengurusan baru dikarenakan mushalla baru selesai dibuat dan dikerjakan.

Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir dalam sambutannya usai pengukuhan Pengurus BKM Simarsar periode 2020-2023, mengapresiasi apa yang telah dicapai masyarakat BKM Simassar, dengan kemauan yang kuat mendirikan tempat penghambaan scara berjama’ah dengan keterbatasan jumlah jama’ah yang Cuma terdiri 16 kepala keluarga yang beragama Islam, terpencil, minoritas terletak digugusan bukit barisan.

Muhammad Sanif berharap hal-hal baik harus dapat diwujudkan dan ditingkatkan untuk memakmurkan rumah ibadah ini, “kepada seluruh warga Simarsar untuk mendukung dan membantu pengurus BKM dalam menjalankan tugasnya”, ujarnya.
Pelantikan yang berlangsung dengan suasana kesederhanaan dan haru ditengah keterbatasan warga terpencil dan minoritas, dan turut dihadiri oleh tokoh masyarakat dan warga Simarsar lainnya. (lm/ms).


Sidikalang (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir H. Muhammad Sanif, S.HI, M.Ag menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Ta’lim Al-Huda desa Kuta Raja pada hari Jum’at (19/06/) bertempat di halaman Masjid Al-Huda desa Kuta Raja.

Acara tersebut selain dihadiri oleh pengurus majelis ta’lim juga hadir pengurus BKM, penyuluh dan pramu bhakti KUA Kecamatan Pegagan Hilir serta para undangan yang hadir dengan turut menyaksikan prosesi Pelantikan dan Pengukuhan Kepengurusan Majelis Ta’lim Al-Huda desa Kuta Raja periode 2020-2024 dengan komposisi ketua Saparila Berutu, sekretaris Ubaria Kaloko dan Bendahara Busro Manik dan puluhan jama’ah pengajian sebangai anggota oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir H. Muhammad Sanif, S.HI, M.Ag sekaligus memberikan sambutan pada acara tersebut.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan menyampaikan bahwa keberadaan dan peran majelis ta’lim dewasa ini adalah sebagai sarana dakwah dan tempat pengajaran ilmu-ilmu ke-Islaman yang telah menjadi pilihan para pegiat dakwah sebagai sarana paling efektif dalam melanjutkan tradisi penyampaian pesan-pesan agama ke tengah-tengah umat tanpa terikat oleh suatu kondisi maupun waktu.

Lebih lanjut Muhammad Sanif mengatakan bahwa keberadaan lembaga ini diharapkan menjadi sarana pembinaan moral spiritual serta menambah pengetahuan ke-Islaman dilingkungan desa Kuta Raja guna meningkatkan kualitas sumber daya muslim yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

Untuk itu diakhir sambutannya Muhammad Sanif berpesan kepada pengurus majelis ta’lim yang baru dilantik agar lewat wadah ini diharapkan dapat menjadi wahana interaksi dan komunikasi antara masyarakat awam dengan para mualim, dengan para ulama dan umara serta antara sesama jamaah majelis ta’lim itu sendiri. Sekat-sekat strata sosial lebur dalam situasi dan kondisi kepentingan dan hajat untuk bersama-sama mengikuti kegiatan pengajian yang diselenggarakan di majelis ta’lim ini dengan memaksimalkan peran dan fungsi majelis ta’lim. (lm/ms)


Sidikalang (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir H. Muhammad Sanif, S.HI, M.Ag melantik pengurus Badan Kemakmuran Masjid Al-Huda desa Kuta Raja pada hari Jum’at (19/06) bertempat di halaman Masjid Al-Huda desa Kuta Raja.

“Saya ucapkan selamat, selamat bekerja dan melaksanakan tugasnya untuk memakmurkan masjid, mengurus rumah Allah adalah amal ibadah yang tinggi, membangunnya saja sudah memberikan manfaat yang besar untuk kita semua, apalagi bila kita merawatnya dengan baik,” katanya.
Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir tersebut pun mengapresiasi kepedulian seluruh jama’ah yang bergotong royong melakan pembangunan Masjid Al-Huda desa Kuta Raja setelah sekian lama berjuang dengan kesungguhan.

“Tadi Bapak ketua BKM terpilih Bapak Ali Imran Manik telah menyampaikan bahwa masjid ini sudah bisa digunakan, walaupun belum 100 % siap, saya sangat apresiasi, dimana kebersamaan dan gotong royong serta kemauan yang tinggi dapat mewujudkan membangun masjid di kampung m ini,” puji Jusuf Kalla.
Ia juga menyampaikan, hidup di negera yang mayoritas muslim dan damai adalah suatu berkah yang patut disyukuri walaupun khususnya desa Kuta Raja merupakan daerah terpencil dan minoritas.

“Kita harus bersyukur karena Indonesia ini diberikan berkah dengan mayoritas muslim dengan kehidupan beragama yang damai, beberapa masjid dibangun lewat swadaya masyarakat, di dunia ini hanya ada dua yang melakukan itu Indonesia dan Pakistan, selebihnya di beberapa negara pemerintah lah yang membangun masjid,” ujarnya.
Muhammad Sanif menaruh harapan kepada para pengurus yang baru dilantik untuk terus berupaya memakmurkan masjid.
“Dengan dilantiknya pengurus BKM ini, Makmurnya masjid akan membuat masyarakat kampung ini juga akan makmur. Dengan makmurnya kampung ini, bermartabatlah kampung ini. Kuta Raja Bermartabat Indonesia pun akan maju,” katanya.

Ia juga mengharapkan agar masjid tidak hanya sekadar tempat beribadah, tetapi juga menjadi tempat menyelesaikan masalah umat.
“Ke depannya, masjid merupakan tempat untuk melepas kekisruhan, menyelesaikan masalah umat, ke depan kita harap semua masjid menjadi tempat yang paripurna, sehingga maindset umat Islam bisa tertarik untuk meramaikan masjid,” katanya.
Kepengurusan Badan Kemakmuran Masjid Al-Huda desa Kuta Raja yang baru ini dikomandoi oleh Ali Imran Manik selaku ketua, Abdul Ghani Manik selaku wakil ketua, Jawardi Munthe selaku sekretaris dan Karib Boang Manalu selaku Bendahara serta ditambah dengan seksi-seksi lainnya.

Acara pelantikan diikuti dan dihadiri dengan antusias dengan suasana keakraban dari seluruh jamaah, pengajian dan perwiritan kaum ibu desa tersebut mengikuti aturan protokoler kesehatan ditengah masa pandemi covid-19. (lm/ms).


Sidikalang (Humas). Kepala KUA Kecamatan Pegagan Hilir H. Muhammad Sanif, S.HI, M.Ag kembali menyelenggarakan safari dakwah bertajuk pembinaan keluarga sakinah. Pada kesempatan ini Majelis Ta’lim An-Nur yang dikunjungi Kepala KUA Kecamatan Pegagan Hilir. Pengajian rutin Jum’atan bertajuk Komitmen Orang Tua Dalam Mendidik Anak di Era Digital. Pengajian digelar di desa Lingga Tengah Jumat (19/06/2020).

Di hadapan segenap seluruh jama’ah, Muhammad Sanif mengemukankan, hakekat sebuah kehidupan rumah tangga yang sakinah terletak pada realisasi atau penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan berumah tangga yang bertujuan mencari ridho Allah subhanahu wata’ala.

Dalam tausiahnya, Muhammad Sanif membedah persoalan keharmonisan rumah tangga. Menurutnya, membangun rumah tangga itu harus memegang prinsip “Sajuta” yaitu sabar, jujur dan taat. Sabar artinya seorang istri harus sabar menjadi seorang ibu rumah tangga mengurusi suami dan anak-anaknya. Jujur, artinya suami istri harus saling terbuka dan saling menghargai sifat dan adat masing-masing. Sedangkan taat artinya seorang istri harus patuh terhadap suami. “Keharmonisan rumah tangga dibangun oleh sebuah komitmen bersama antara suami istri bahwa berumah tangga adalah semata-mata untuk ibadah dan bukan untuk hawa nafsu”, paparnya.

Ia juga menjelaskan, memeroleh keharmonisan rumah tangga dapat dicapai dengan memahami peran masing-masing anggota keluarga. Semua anggota keluarga harus menyadari kewajiban, yakni menjaga hal positif dan menghindari faktor negatif yang dapat menurunkan kualitas penghambaan kepada Allah azza wajalla .

“Salah satu sorotan penting dalam kajian ini adalah bahaya ketergantungan dan frekuensi berlebihan dalam menggunakan gadget”. “Gadget seolah sudah jadi anggota keluarga tambahan. Sang ayah, sibuk menjawab whatsapps dari pelanggan dan rekan kerja. Ibu sibuk ber-facebook atau buat status baru. Anak sulung sibuk dengan instagram, saat komunikasi tidak lagi memahami gestur dengan seksama, maka akan lahir lah sikap acuh tak acuh dalam keluarga kelak jadi cikal bakal kurang harmonisnya keluarga, ini adalah fenomena yang terjadi masa ini,” papar Muhammad Sanif.

Mengakhiri tausiahnya, Kepala KUA Kecamatan Pegagan Hilir ini, mengajak kepada seluruh jama’ah yang hadir tentang pentingnya membina keluarga berlandaskan pedoman agama. Ajaran Islam dan sunnah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam telah memberikan teladan dalam membina keluarga. Mengingat setiap umat manusia akan dimintai pertanggungjawabannya di hari akhir. Gunakan kecanggihan teknologi untuk hal-hal yang positif, senantiasa mengadakan pengawasan kepada anak keturunan kita dalam mengguna gadget dan media sosial. (lm/ms)


Sidikalang (Humas). Dalam rangka menggali informasi, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi, Drs. H. Dunggar Angkat, MM, mengikuti rapat secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Senin (15/06) di ruangan PHU.
Adapun agenda rapat yang dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting ini adalah Penjelasan Hal-hal Teknis terkait Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/ 2020M kepada Kabid dan Kasi PHU Kanwil Kemenagsu dan Sulawesi Utara, serata Penyelenggara Haji dan Umrah Kabupaten/ Kota dengan jumlah peserta rapat sebanyak 53 orang pesrta.
Rapat untuk kali kelima dilakukan yang dimulai pada Pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal PHU Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Dr. H. Muhajirin Yanis. M.Pd.I
Muhajirin Yanis juga menyampaikan rapat momentum yang bagus yang bisa berkomuni8kasi langsung dengan daerah untuk melakukan dan menyampaikan informasi dan diskusi. Sehingga pengimplementasian KMA Nomor 494 dilapangan dapat terlaksana dengan baik dan menjadikan hasil rapat sebagai resume dan dokumen.
Hal lain yang dibicarakan dalam rapat adalah mengenai teknis penarikan biaya pelunasan yang dibaraengi dengan pertanyaan dari peserta rapat. (lm)


Sidikalang (Inmas). Hari libur biasanya hari dimana digunakan untuk berbagi dan melepas keletihan serta berkumpul dengan keluarga. Tetapi, berbeda halnya dengan pegawai dan staf jajaran Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir, yang mengunakan hari libur dengan menggelar rapat bersama unsur penyuluh agama Non-PNS, Pramubhakti dan pengurus BKM se-Kecamatan Pegagan Hilir bertempat di Pelataran Masjid Baitur Rahman Tiga, Ahad (12/01) dimulai dari ba’da shalat Zhuhur.

Rapat ini mengagendakan tentang finalisasi penyambutan kedatangan “Komunitas Gerakan Sumut Mengajar” dan sekaligus pemantapan pelaksanaan Musabaqah Festival Anak Sholeh binaan penyuluh tingkat Kecamatan Pegagan Hilir.

Dalam arahan dan bimbingannya, H. Muhammad Sanif, S.HI, M.Ag selaku Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir menyampaikan tiga hal yakni Pertama, kerjasama yang baik; Kedua, menjaga komitmen; Ketiga, menjaga nama baik.

Dalam pembahasan Gerakan Sumut Mengajar, Muhammad Sanif menjelaskan, mereka datang pastinya memiliki tujuan, diantaranya memberikan masyarakat pengetahuan, memotivasikan untuk terus melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi, dan menjelaskan pentingnya pendidikan dan menanamkan nilai moral serta memberikan perubahan yang lebih baik terhadap desa yang mereka dikunjungi.Untuk itu, ambillah kebaikan dari kegiatan ini, dengan bekerjasama dan memberikan bantuan pelayanan kepada mereka dan sebaik mungkin memanfaatkan potensi mereka, himbau Muhammad Sanif kepada peserta rapat.

Pada acara rapat ini juga diwarnai dengan diskusi dan sumbang saran yang disampaikan oleh pengurus BKM, yang salah satunya sumbang saran oleh bapak Muhsin Lingga selaku pengurus BKM masjid Lingga Raja. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah hal yang positif untuk dilakukan, untuk itu beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir  yang  bersedia menjadi fasilitator dan mediator kerja keumatan ini dan ia berharap mudah-mudahan kegiatan ini menjadi kegiatan yang berkesinambungan, terlebih-lebih kita yang berada di daerah minoritas khususnya Kecamatan Pegagan Hilir  ini.

Dalam rapat ini dicapai kata mufakat bahwa penyambutan “Komitas Gerakan Sumut Mengajar” akan dipusatkan di kantor kecamatan Pegagan Hilir pada hari Senin (13/01/2020)  dan pembagian zonasi peserta Gerakan Sumut Mengajar yang tersebar di kecamatan Pegagan Hilir terdiri 20 titik (posko) diantaranya desa Kuta Gerat sebanyak 4 relawan, desa Simartugan Julu Tiga Baru sebanyak 4 relawan, desa Kuta Mbellang Dalam sebanyak 4 relawan dan Luar sebanyak 4 relawan, desa Lingga Tengah sebanyak 3 relawan dan Lingga Tengah Tarutung sebanyak 3 relawan, desa Lingga Raja sebanyak 4 relawan, desa Tiga Lama sebanyak 4 relawan, desa Ciraketen sebanyak 4 relawan, desa Temba sebanyak 4 relawan, desa Juma Mejan sebanyak 4 relawan, desa Pange Tanjung Saluksuk sebanyak 4 relawan, desa Mbinanga sebanyak 4 relawan, desa Kuta Raja sebanyak 4 relawan dan desa Simarsar sebanyak 4 relawan. Untuk zonasi kecamatan Sumbul terdiri 2 titik (posko), yaitu desa Pangguran sebanyak 4 relawan, desa Pegagan Julu IX sebanyak 4 relawan, dan desa Pegagan Julu VIII. Sedangkan zonasi kecamatan Sidikalang terdiri 2 titik (posko), yaitu desa Bintang Mersada sebanyak 3 relawan dan desa Kuta Gambir Batu Kapur sebanyak 3 relawan. Dan ditunjuk sebagai Kordinator Pengawas lapangan (Korwaslap) Umum saudara Sahrul Manik dan sebagai kordinator Pengawas Desa (Korwassa) seluruh Penyuluh Agama Islam non PNS dan Ketua BKM yang ada. Sedangkan pelaksanaan Musabaqah Festival Anak Sholeh binaan penyuluh tingkat Kecamatan Pegagan Hilir dilaksanakan hari Ahad (19/01) bertempat madrasah dan masjid An-Nur Lingga Tengah. (lm/ms).


Sidikalang (Inmas). Mengawali tahun yang baru ini penyuluh Non PNS Agama Kristen Kankemenag Dairi, Ganda Lamria Samosir melakukan kegiatan pembinaan penyuluhan kepada sekelompok remaja di Desa Bakal Julu, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Minggu (12/01).

Remaja-remaja disana dikumpulkan yang tergerak hatinya bersekutu dengan Tuhan untuk membentuk kelompok binaan yang nantinya akan rutin melakukan pertemuan. Kegiatan ini dilakukan di rumah dan dihadiri sekitar 15 remaja. Para remaja ini diberi dukungan untuk mau mengikuti kelompok binaan agar mereka mendapatkan makanan rohani, mengenal Tuhan lebih dekat karena di masa-masa remaja ini mereka membutuhkan pendekatan spiritual di era globalisasi.

Dalam menjalani tanggung jawab mereka sebagai anak dan siswa, mereka pasti mengalami pasang surut emosi dalam menghadapi masa remajanya oleh karena itu penting untuk dibimbing tidak hanya di rumah ataupun sekolah tetapi di kelompok binaan di lingkungan setempat.

Setelah melaksanakan ibadah dan sharing bersama, penyuluh menyuguhkan minuman dan kue ala kadarnya sekaligus membagikan paket tahun baru untuk para remaja. Mereka sangat senang menerimanya dan mudah-mudahan apa yang diberikan bisa memberikan motivasi dan manfaat kepada mereka. Anak-anak remaja di desa tersebut ke depannya semoga lebih semangat dalam belajar di sekolah maupun belajar mengenal Sang Pencipta. (lm/as)


Sidikalang (Inmas). Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi menggelar acara Pembukaan Manasik Haji Mandiri dilaksanakan di Aula Kemenag Dairi, Ahad (12/01). Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Drs. H. Saidup Kudadiri, MM, Kasubbag TU, H. Mahdi Kudadiri, S.P.d.I, MM, Kasi PHU Drs. H. Dunggar Angkat, MM, Ketua MUI Kabupaten Dairi Wahlin Munte, SH, MM, mewakili ketua IPHI Kabupaten Dairi, Kasi Pendis, Kasi Bimas Islam, Narasumber, panitia dan para calhaj tahun 1441H/2020M.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kakankemenag Dairi. Dalam bimbingan dan arahannya mengatakan, dambaan setiap muslim yang menu­naikan ibadah haji adalah memperoleh haji mabrur. Namun untuk mencapai haji yang mabrur tidak semudah yang diinginkan karena untuk mencapainya, salah satu prasyaratnya adalah pemahaman mengenai manasik haji yang utuh. Untuk memperoleh pemahaman tersebut, proses pembelajaran dalam bimbingan manasik haji yang diarahkan pada kemandirian, menuju kesempurnaan ibadah haji sesuai tuntunan ajaran agama Islam, ucap Kakankemenag.

Selain itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi juga berpesan kepada Calhaj agar tetap menjaga kesehatan yang menjadi dasar utama guna tercapainya pelaksanaan haji.

Sementara Kasi PHU dalam laporannya mengatakan, tujuan dari pelaksanaan manasik mandiri adalah, sebagai monitoring kesiapan jemaah dalam pelaksanaan haji, baik dalam kesiapan fisik sehingga para Calhaj nantinya merasa lebih siap dan tidak meraba dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji, dan tersedianya kesempatan bagi jemaah dalam mempelajari materi-materi manasik sehingga terciptanya pelaksanaan haji yang berkualitas menuju haji yang mandiri dan mabrur dan mabrurah. (lm)


Sidikalang (Inmas). Satu orang Staf Seksi Pendidikan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi, Mahiden Berutu, dan Staf Pramubhakti/Honorer Andrian Septian Sihotang, A,Md melakukan konsultasi terkait dengan program kinerja secara efektif, efisiensi, dan tepat sasaran dengan Kepala Seksi Pendidikan Agama Kristen Jakaban Siregar, SE, M.Pd. Jumat (10/01) di Ruangan Seksi Pendidikan Kristen.

Jakaban Siregar menjelaskan pelaporan program kerja bukan hanya berbasis manual saja melainkan menjadikan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu menggunakan sistem kinerja yang berbasis digitalisasi yang tujuannya memudahkan segala sesuatu dengan aktivitas, dan memudahkan segala sesuatu dalam mencari data maupun dokumen yang memudahkan dalam mencari dokumentasi.

Jakaban Siregar juga mengungkapkan laporan kinerja dalam waktu dekat menggunakan sistem digital dan tidak menggunakan hanya sekedar tulis menulis saja. Laporan kinerja harus dibuat bukti fisik yang dapat dipertanggung jawabkan dikemudian hari apa yang dikerjakan dalam tugas-tugas. Tahun 2020 harus dijadikan program kerja secara efektif, efisiensi dan tepat sasaran dengan melakukan peningkatan pelayanan-pelayanan terhadap masyarakat yang betul ingin melakukan koordinasi dan konsultasi di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi khususnya di Seksi Pendidikan Kristen.

Sebelum mengakhiri pertemuan Jakaban Siregar menegaskan jangan sampai seluruh pekerjaan tidak dapat diselesaikan, dan seluruh program kerja harus dapat terlaksana dengan baik dengan memegang prinsip harus tepat sasaran. Jangan menunda-menunda pekerjaan selalu memengang teguh prinsip “Kerjakanlah Apa Yang Bisa Kamu Kerjakan Untuk Hari Ini, Sebab Hari Esok Pekerjaan Sudah Menanti Untuk Dikerjakan”. (lm/as05)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com