Penulis: admin


Sidikalang (Humas). Kasi Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Dairi Antoni Petrus Silalahi, SE menghadiri perayaan Penerimaan Sakramen Krisma di Paroki Sumbul, tepatnya di Gereja Santo Thomas Gunung Selamat, pada hari Kamis (1/07).

Perayaan Penerimaan Sakramen Krisma dipimpin oleh Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap, didampingi Vikep Romo Kartolo Malau, O.Carm, Pastor Paroki Romo Gunawan, O.Carm, Romo Nampak, O.Carm dan Romo Ferianto, O.Carm sebagai konselebran.

Sakramen Krisma diterimakan kepada 200 orang umat dari beberapa gereja stasi di Paroki Sumbul. Sakramen Krisma merupakan salah satu sakramen inisiasi dalam gereja katolik. Dengan penerimaan sakramen ini, umat semakin memahami keikutsertaan dalam tugas perutusan Gereja. Roh Kudus menjadi daya penggerak dan penjiwa seluruh umat beriman dalam hidupnya.

Perayaan Sakramen Krisma dilaksanakan dengan agung dan hikmat dengan mematuhi protokol kesehatan.

Usai Perayaan Sakramen Krisma, Kasi Bimas Katolik bersilaturahmi dengan uskup. Kasi dan uskup berbincang tentang sinergitas Bimas Katolik dengan Paroki. Bimas Katolik Dairi bekerjasama dengan paroki-paroki yang ada di Kab. Dairi dan turut serta memberikan bimbingan kepada masyarakat Katolik. (lm)


Sidikalang (Humas). Kasi penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Drs. H. Dunggar Angkat, MM turut serta menghadiri Rapat Koordinasi Penyusunan Pagu Defenitif Anggaran Haji Tahun 2022, Rabu (30/6).

Rapat koordinasi penyusunan pagu defenitif lingkup Penyelenggaraan Haji dan Umrah se-Suamtera Utara tersebut dilaksanakan di Prime Plaza Hotel Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Rabu s.d Jum’at, 30 Juni s.d 02 Juli 2021. Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan dengan mengundang peserta rapat yang terdiri dari Kasi PHU Kabupaten/Kota sebanyak 33, operator 23.

Rapat koordinasi dibuka dengan mendengarkan arahan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Drs. H. Syahrul Wirda, MM menyampaikan bahwa kunci Kementerian Agama meraih WTP 5 kali berturut-turut yakni berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan dengan capaian standar tertinggi dalam Akutansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah secara efektif, akuntabel, dan kredibel.

“Alhamdulillah, Kementerian Agama RI kembali meraih WTP dari BPK RI atas hasil pemeriksaan laporan keuangan tahun 2020. Ini adalah kerja keras Gus Menteri, Pak Sekjen, para pimpinan kita di pusat, kemudian para kanwil, pimpinan perguruan tinggi, dan seluruh pejabat Kementerian Agama. Maka penting bagi kita untuk terus memaksimalkan kinerja agar lebih baik lagi,” ungkap Kakanwil.

Selain itu Kakanwil Kemenagsu ingin agar seluruh jajaran di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara terkhusus dalam penyelenggaraan Haji dan Umrah agar perencanaan, pelaksanaan, laporan dan tanggung jawab dilakukan dengan baik.

Sementara itu, Drs. H. Dunggar Angkat saat dikonfirmasi humas mengatakan, rapat koordinasi berlangsung secara dinamis, diwarnai dengan antusiasmenya para peserta rapat selama berlangsungnya rapat. Banyak peserta yang menyampaikan pertanyaan dan masukan terkait dokumen perencanaan pagu defenitif PHU 2022.


Sidikalang (Humas). Kepala Sub Bagian Tata Usaha (KTU) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Mahdi Kudadiri, S.Pd.I, MM mengikuti webinar Refreshment Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) pada Rabu (23/06). Serta H. Inur Sagala, S.Ag (Kasi Pendidikan Islam), Edward Nelson Manik (Kasi Bimas Kristen), Antoni Petrus Silalahi, SE (Kasi Bimas Katolik) dan Drs. Dunggar Angkat, MM (Penyelenggaraan Haji dan Umrah) pada Selasa (22/06) mengikuti webinar yang sama namun dalam kategori Pejabat Pembuat Komitme (PPK) bertempat di Aula Kemenag.

Webinar tersebut diselenggarakan oleh Kanwil DJPb Sumatera Utara yaitu  Refreshment dalam rangka Penilaian Kompetensi Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Pengelola APBN mitra KPPN di Lingkup Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan secara daring.

Mahdi Kudadiri usai mengikuti webinar mengatakan bahwa, kegiatan dilaksanakan dalam rangka merefresh kembali tugas kewenangan PPSPM. Mengingat masalah keuangan merupakan hal yang sangat sensitif dan perlu kehati-hatian. Untuk itu, melalui refreshment ini bisa memperdalam dan memperluas ilmu sehingga dikemudian hari Kemenag tidak tersandung masalah dalam pelaporan kegiatan.

Mahdi menambahkan kegiatan tersebut adalah salah satu bentuk penyegaran (refreshment) untuk PPSPM agar lebih memahami lagi tanggung jawab sebagai PPSPM dalam hal Pelaksanaan APBN baik untuk menyangkut tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah terkait PPSPM, Perpajakan atas Pembayaran Beban APBN, dan Pengujian Tagihan Belanja Negara. Jelasanya.

Sementara itu, Dunggar Angkat menyampaikan kegiatan kemarin sangat-sangat penting untuk di ikuti, dilaksanakan dan ditindak lanjuti, karena Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) aktor penting dalam pengadaan barang dan jasa karena PPK bertanggungjawab secara adminsitrasi, teknis dan finansial terhadap pengadaan barang dan jasa sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010, ucap Dunggar Angkat. (lm)


Sidikalang (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Drs. H. Saidup Kudadiri, MM didampingi Kasubbag TU H. Mahdi Kudadiri, S.Pd.I, MM menggelar rapat evaluasi dan tindaklanjut  terkait hasil audit oleh Itjen Kemenag RI. Rapat turut dihadiri oleh Kepala Seksi dan Penyelenggaraan, Bendahara, Kepala Madrasah, Kepala KUA dan Penghulu dan juga Penyuluh Fungsional dan Pengawas bertempat di aula, Senin (21/06).

Dalam arahannya Kakan Kemenag menyampaikan  pertemuan dilaksanakan guna menyikapi temuan hasil audit dan untuk segera dilakukan penyelesaian. Karena penyelesaian tindak lanjut hasil temuan ini menjadi penting dalam langkah strategis untuk meningkatkan reformasi birokrasi di Kemenag Dairi

Selain itu, Kakan Kemenag juga mengajak para peserta rapat untuk menyelesaikan pemutakhiran data hasil pemeriksaan Itjen, baik yang terkait dengan temuan pengembalian ke Negara maupun tindak lanjut yang berupa administratif. Dengan harapannya,  semoga ini  merupakan langkah, sebagai upaya penyelesaian tindak lanjut temuan agar tidak kembali mengulangi kesalahan-kesalahan yang menjadi penyebab temuan.  Dan wajib menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran.

Untuk itu, Kakan Kemenag  meminta kepada Kasubbag TU, para Kasi/Penyelenggara untuk segera menyelesaikan apa yang menjadi catatan tim audit yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) untuk segera di tindaklanjuti. Baik berupa Pembuatan Standar Pelayanan Minimal (SPM), Standar Operasional Prosedur (SOP) dari semua kegiatan serta beberapa catatan  lainnya yang perlu perbaikan. (lm)


Sidikalang (Humas). Pendidikan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi usai Upacara Hari Kesadaran Nasional, menggelar rapat evaluasi bersama jajarannya. Rapat dipimpin oleh Kepala Seksi Jakaban Siregar, SE, M.Pd. Kamis, (17/06) bertempat diruangan seksi Pendidikan Agama Kristen.

Dalam kesempatan tersebut Jakaban menyampaikan bahwasannya capaian kinerja yang sudah dilaksanakan harus dievaluasi dan  hal-hal yang sifatnya menjadi kelemahan  supaya ditindaklanjuti untuk perbaikan yang lebih baik kedepannya.

”Setiap pekerjaan yang kita kerjakan pasti ada titik lemahnya, dan tidak luput dari kesalahan, hal itulah yang menjadi acuan kita kedepan untuk lebih baik lagi “, demikian katanya.

Kepada Pengawas Ia mengharapkan sebagaimana guru sebagai pengajar, mendisiplinkan, membimbing dan mengarahkan, melatih, mengevaluasi, dan memberi penilaian, serta Pengawas juga harus  menunjukkan hasil kerja keras semaksimal mungkin dan diharapkan untuk kedepannya dapat lebih ditingkatkan lagi.

Dan kepada staf dan fungsional yang ada di seksi pendidikan Kristen, Jakaban mengharapkan agar berkinerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan dan kinerja yang terbaik.

“Mari kita berikan layanan terbaik dan kerjakan tugas-tugas kita dengan sebaik-baiknya” Tukas Jakaban Siregar (lm)


Sidikalang (Humas). Pengawas Pendidikan Agama Kristen Kemenag Dairi untuk Tingkat Dasar Makmur Domitianer Bancin,S.Th melaksanakan Supervisi Penilaian Pendidikan Agama Kristen kepada Salam Pinem  Guru Agama Kristen UPT. SD Negeri No. 030439 Lau Meciho, Kecamatan Tigalingga Kabupaten Dairi, Selasa, (15/06).

Makmur mengatakan dengan terselenggaranya pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah dan Ujian Semester Tahun Pembelajaran 2020/2021 sebagai pengawas perlu melaksanakan supervisi berupa  pemantauan  kesekolah-sekolah terkait hasil penilaian akhir.

Dia juga mengatakan hasil penilaian  akhir tersebut selanjutnya akan direkapitulasi per kecamatan dan dikumpulkan menjadi data Kabupaten Dairi sebagai hasil Rata-rata Nilai Ujian Pendidikan Agama Kristen Tahun Pembelajaran 2020/2021.

Sebagaimana amanat dari Kasi Pendidikan Kemenag Dairi Jakaban Siregar,SE,M.Pd yang menyatakan walaupun  masa Pandemic Covid-19, kita sebagai Pendidik dan Tenaga Kependidikan wajib memastikan Naradidik memperoleh pendidikan dan pengajaran yang diterima dari Guru.

Berkenaan dengan hal tersebut sesuai dengan program kepengawasan yang telah disusun sebelumnya hasil Supervisi Penilaian walaupun masa Pandemi Covi-19 ini menjadi acuan untuk menyusun program dan evaluasi kepengawasan kedepannya, Harapan kita bersama wabah Covid-19 ini tidak mengurangi mutu dan kualitas pendidikan demikian tutupnya. (lm)


Sidikalang (Humas). Pengawas Pendidikan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Tingkat Menengah Roshaida Marbun, S.PAK, M.Pd.K melaksanakan supervisi penilaian Kinerja Guru Agama Kristen kepada Manerep Sihombing, S.PAK,  yang didampingi oleh Kepala Sekolah  Sekolah tersebut Paulus Pandiangan Saing,S.Pd.M.Pd dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai anjuran pemerintah, Rabu, (16/06) bertempat di SMKN 1 Sidikalang  Jl. Ahmad Yani No. 136 A Sidikalang Kabupaten Dairi  

Roshaida mengungkapkan, mengingat  dengan akan berakhirnya Semester Genap Tahun Pembelajaran 2020/2021 maka perlu diadakan penilaian kinerja guru yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana  kinerja guru PAK di sekolah tersebut.  adapun penilaian Kinerja Guru yang dilaksanakannya memuat  beberapa poin penting yaitu  penggunaan media pembelajaran, keaktifan guru dalam mengikuti perkembangan materi, kelengkapan administrasi seperti silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Program tahunan (Prota), Program Semester (Prosem) serta bagaimana proses pembelajaran dan kinerja guru dalam menyesuaikan pembelajaran dalam masa pandemic Covid-19 ini.

Berdasarkan hasil  observasinya ke sekolah tersebut bahwasannya guru binaannya ternyata sudah memenuhi  dan mengembangkan  poin-poin  diatas dan ternyata  dengan pemenuhan tersebut mempermudah guru dalam menyampaikan materi pelajaran setiap materi-materi yang akan diajarkan dapat menjadi terarah walaupun  hasil yang diharapkan belum maksimal disebabkan karena pandemic Covid-19 ini.

Untuk itu harapannya kedepan sebagai  guru profeional yang menjadi garda terdepan harus berkrerasi dan memodifikasi bagaimana pembelajaran PAK ini tersampaikan dengan baik dan siswa dapat tetap mengikuti rangkaian pembelajaran yang sudah ditetentukan sebelumnya sehingga korikulum tetap terlaksana dengan baik. Senada dengan yang disampaikan oleh pengawas, Kepala Sekolah sangat mendukung pelaksanaan supervisi yang dilaksanakan oleh pengawas tersebut  dalam upaya pembenahan dan peningkatan mutu kualitas pendidikan Agama Kristen di sekolah tersebut. (lm)


Sidikalang (Humas). Kepala KUA Kecamatan Pegagan Hilir H. Muhammad Sanif, S.HI, M.Ag kembali menyelenggarakan safari da’wah bertajuk pembinaan keluarga sakinah. Pada kesempatan ini Majelis Ta’lim At-Taufiq yang dikunjungi Kepala KUA Kecamatan Pegagan Hilir. Pembinaan rutin ini mengangkat tema “Ciri-ciri Rumah Tangga Islami”. Pengajian digelar di desa Tiga Lama pada Jum’at (11/06).

Dalam tausiahnya, Kepala KUA Kecamatan Pegagan Hilir membedah Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud hak isteri yang wajib diperoleh dari suaminya. “Dari Mu’awiyah bin Haidah r.a., katanya: “Saya bertanya: “Ya Rasulullah, apakah haknya isteri seseorang suami dari kita itu atas suaminya?” Beliau s.a.w. menjawab: “yaitu hendaklah engkau memberi isteri makan, jikalau engkau makan, engkau memberi pakaian ia jikalau engkau berpakaian, jangan memukul wajahnya, jangan mengolok-oloknya, juga jangan meninggalkan ia ketika tidak taat pada suaminya, kecuali dalam rumah saja yakni dalam seketiduran”, sampai Muhammad Sanif.

“Rumah tangga didirikan dalam rangka ibadah kepada Allah, membina rumah tangga jauh dari unsur kemaksiatan atau yang tidak Islami. Sebagaimana tugas kita di muka bumi ini yang hanya untuk mengabdi / beribadah kepada Allah, maka pernikahan pun harus diniatkan dalam rangka hal tersebut. Beberapa contoh yang tidak Islami, pemilihan jodoh tidak berdasarkan diennya (agamanya), proses berpacaran, dan tradisi-tradisi budaya yang melanggar syariat”, sambungnya.

Muhammad Sanif melanjutkan, “dalam rumah tangga Islami segala adab-adab Islam dipelajari dan dipraktikkan sebagai filter bagi penyakit moral di era globalisasi ini. Suami bertanggung jawab terhadap perkembangan pengetahuan keislaman dari istri, dan bersama-sama menyusun program bagi pendidikan anak-anaknya. Saling tolong-menolong dan saling mengingatkan untuk meningkatkan kefahaman dan praktik ibadah. Oleh sebab itu suami dan istri harus memiliki pengetahuan yang cukup memadai tentang Islam”, tambah Muhammad Sanif.

Sebelum mengakhiri taushiahnya, Muhammad sanif mengajak dan menghimbau serta berpesan kepada seluruh jamaah untuk senantiasa membuka hati dalam merajut kebaikan berumah tangga dan senantiasa taqwa kepada Allah SWT. sebagai landasannya. (lm)


Sidikalang (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir H. Muhammad Sanif, M.Ag menyampaikan ceramah pada acara Pembinaan Kemesjidan di Masjid Al-Ikhlas desa Mbinanga pada Jum’at (11/06). Tajuk yang disampaikan Kepala KUA adalah enam kiat yang harus diketahui pengurus BKM sebagai langkah-langkah untuk memakmurkan mesjid.

“Pertama, niat. Seseorang yang ingin memakmurkan masjid harus memiliki niat dan cita-cita yang kuat. “Sabda Rasulullah Innamal a’malu bin niyyat. Segala sesuatu itu tergantung pada niatnya,” ungkapnya.

Lalu Muhammad Sanif melanjutkan yang kedua yaitu memiliki pengetahuan tentang mesjid. Orang yang tidak memiliki pengetahuan tentang masjid akan susah untuk memakmurkan masjid. Di dalam Alquran juga disebutkan bahwa segala sesuatu itu harus diserahkan kepada ahlinya.

“Kalau tidak ngerti masjid, bagaimana kita ngurusi masjid,” paparnya.

Lalu ketiga, membuat program pemakmuran mesjid. Keempat, selaraskan program tersebut dengan keinginan jamaah. Bagi Muhammad Sanif, program pemakmuran masjid yang baik adalah yang bisa menjawab keinginan dan kebutuhan dari pada umat sehingga mereka menjadi sejahtera seperti kebutuhan umat akan agama, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lain sebagainya. Kelima, laksanakan dengan ikhlas dan evaluasi. Setiap program yang sudah direncanakan dan ditulis harus dilakukan dengan ikhlas, tanpa mengharapkan imbalan dari manusia. Semuanya harus ditujukan kepada Allah.

“Selain itu, pelaksanaan program-program tersebut juga harus dievaluasi secara berkala untuk mendeteksi program mana yang jalan dan mana yang tidak”, jelas Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir.

Terakhir, yang keenam adalah yakin. Jika langkah-langkah tersebut sudah dilakukan dengan baik dan benar, maka langkah terakhir yang harus dilakukan adalah yakin kepada Allah. Jika apa yang diperintahkan Allah dilakukan, maka Allah akan memberikan hasilnya. Memakmurkan masjid adalah perintah Allah, maka dari itu Allah akan menjamin orang yang memakmurkannya.

“Allah tidak pernah khianat, kita yang sering mengkhianati Allah,” tutup Muhammad Sanif.

Acara pembinaan ini merupakan hasil inisiasi dan kerjasama antara Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir dengan tokoh dan jama’ah desa Mbinanga. Tema yang diangkat adalah “Kiat Memakmurkan Masjid” dan diikuti oleh puluhan pengurus dan jama’ah BKM Al-Ikhlas serta seluruh puluhan jama’ah dan pengurus majelis taklim Al-Ikhlas Mbinanga. (lm)


Sidikalang (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir H. Muhammad Sanif, S.HI, M.Ag melantik pengurus Badan Kemakmuran Masjid Al-Ikhlas desa Mbinanga hari Jum’at, (11/06) bertempat di Masjid Al-Ikhlas desa Mbinanga.

Dalam arahannya, Muhammad Sanif mengucapkan selamat kepada para Pengurus BKM Masjid Al-Ikhlas yang telah dilantik. “Pengurus baru… semangat baru….” “Muhammad Sanif, berkeyakinan pengurus BKM yang baru dilantik ini, mampu bekerja dengan maksimal dalam mengelola Masjid Al-Ikhlas ini.”

“Antara Pengurus Masjid Al-Ikhlas dengan Pemerintahan, untuk terus saling berkomunikasi, dengan tujuan sama-sama memajukan dan memakmurkan Masjid,” papar Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir ini.

Muhammad Sanif berharap, para pengurus BKM Al-Ikhlas yang telah dilantik dapat saling bekerja sama dan sama-sama bekerja dengan ikhlas menurut tupoksi masing-masing, setiap permasalahan wajib diselesaikan secara musyawarah. “Meningkatkan kemakmuran masjid bukan anya dengan membangunnya, tetapi jua memakmurkan dengan meramaikan dengan shalat wajib lima waktu berjamaaah, bertanggungjawab mengelola masjid agar benar-benar berfungsi sebagai tempat ibadah dan memiliki program kerja yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat Islam.”

“Selain itu, Pengurus BKM harus menjaga aset milik mesjid sebaik-baiknya serta melakukan pendataan yang benar dan transparan dalam mengelola keuangan masjid dengan terbuka melalui membuat papan pengumuman laporan keuangan yang ditempel di dinding masjid agar dapat diketahui jama’ah secara berkala setiap hari atau pekan atau bulan”, ujar Muhammad Sanif.

“Ucapan terima kasih sebesar-besar kepada pengurus periode sebelumnya, di bawah kepemimpinan bapak Pardomuan Kesogihen yang telah berupaya mengembangkan pemakmuran BKM Al-Ikhlas desa Mbinanga ini,” “kepada kepengurusan yang baru,  saya berharap terus bisa mengembangkan dan meningkatkan hal-hal yang telah dilakukan pengurus sebelumnya”, ucap Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir ini.

Penetapan Pengurus BKM Al-Ikhlas dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegagan Hilir Nomor B.81/Kua.09/BA.01/6/2021 tentang Susunan Pengurus Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Ikhlas Periode 2021-2024, tertanggal 11 Juni 2021 M.

Kepengurusan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Ikhlas desa Mbinanga Periode 2021-2024 diketuai Baha Situngkir, Wakil Ketua Polem Purba, Sekretaris Sehat Sagala, dan Bendahara Manri Lingga. Struktur organisasi BKM Simarsar terdiri dari Penasihat, Pengurus Harian yang terdiri dari ketua dan wakil ketua, sekretaris dan bendahara, serta tujuh seksi yaitu seksi Pemakmuran, pendidikan, zakat sosial PHBI, perlengkapan / urusan dalam, pembangunan, kebersihan dan keamanan, dan pembantu umum. Disamping itu juga diisi oleh pelindung dan pembina. (lm)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com