Kategori: Berita Utama

berisi berita utama


Sidikalang (Humas). Rohaniawan adalah orang yang mementingkan kehidupan kerohanian yang ahli dalam hal kerohanian, karena dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat, tentunya Rohaniwan ini harus dapat melayani dengan sepenuh hati, begitu pula sebagai rohaniwan dituntut kesiapan diri dalam menjalankan tugas terutama sebagai ASN Kementerian Agama.
Seperti Rohaniwan Islam, Kristen Protestan dan Katolik (Drs. H. Rusin Bancin, Nontaria Sirait, A.Ma, dan Sorang Tumanggor) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi yang bertugas dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan kepada 11 Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi, yang digelar di Gedung Balai Budaya, Selasa (07/06) sore.
Rohaniawan bertugas mendampingi dan memegang kitab suci berdasarkan kepercayaan pejabat yang dilantik.
Pernyataan tersebut disampaikan salah satu Rohaniwan Kementerian Agama Kabupaten Dairi Nontaria Sirait, usai melaksanakan tugas sebagai Rohaniawan pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan di dilingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi.
“Sumpah yang diucapkan merupakan serangkaian kalimat yang dilafalkan seseorang yang akan mengemban tugas, Sumpah jabatan ini merupakan janji setia untuk tidak melakukan penyimpangan dalam melaksanakan tugas yang diemban,” terang Nontaria Sirait.
Nontaria menambahkan, apabila seseorang yang telah mengucapkan sumpah dan dapat mengimplementasikan dalam masa mengemban tugas sebagai amanah dalam jabatanya, sangatlah ideal untuk menjadi seorang pejabat, di harapkan setelah melafalkan sumpahnya akan dapat membawa amanah yang diberikan kepadanya berjalan dengan baik dan bersih.
“Semoga yang telah di ambil sumpahnya dapat menjalankan tugas dengan semangat kerja dan penuh tanggung jawab ,” Nontaria. (lm)


Sidikalang (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Drs. H. Saidup Kudadiri, MM didampingi Kasubbag TU H. Mahdi Kudadiri, S.Pd.I, MM, Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Drs. H. Dunggar Angkat, MM beserta stafnya menerima kunjungan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kabid PHU) Drs. H. Muslim Lubis, MM didampingi Kepala Biro Penyelenggaraan Haji dan Umrah dan Haji Khusus H. Syafaruddin Lubis, SH, M.Si Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara diruang kerjanya, Selasa (30/06).
Kunjungan tersebut adalah selain untuk mempererat tali silaturahmi juga dalam rangka meningkatkan pelayanan Penyelenggaraan Ibadah Haji.
Kabid PHU Muslim Lubis mengatakan pemerintah resmi membatalkan pelaksanaan ibadah haji tahun 1441H./2020M, sebagai efek dari Covid-19 yang mewabah. Kebijakan ini diterapkan kepada seluruh jamaah haji dan menjadi keputusan resmi yang diputuskan pemerintah melalui Menteri Agama RI setelah mempertimbangkan dan melakukan pengkajian mendalam demi menjamin keselamatan seluruh jamaah haji.
Untuk itu Kabid PHU mengharapkan kiranya insan/ASN Kementerian Agama khususnya Kemenag Dairi sedapat mungkin bisa menyampaikan persoalan ini kepada masyarakat sembari memberi pemahaman dan pencerahan terkait persoalan pembatalan haji tahun ini.
Selain itu, Muslim Lubis juga menyampaikan Pelayanan Haji harus tetap berjalan di masa pandemic Covid-19. Meskipun dalam situasi Pandemic Covid-19, PHU harus tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat yang ingin mendaftar haji dan lainya. “Memberikan pelayanan menjaga dan mematuhi protokol kesehatan diri pribadi dan orang lain, dengan tetap menggunakan masker, jaga jarak aman dan mencuci tangan sehingga diri kita dan orang lain terhindar dari sebaran Covid-19,atau virus corona” jelasnya.
Sementara itu Kakan Kemenag Dairi mengatakan pihaknya selalu berupaya meningkatkan pelayanan haji di Dairi. Salah satunya adalah mengadakan bimbingan manasik secara mandiri artinya tidak menunggu dana dari BPIH. “Sehingga para jamaah sedikit banyaknya bisa lebih cepat memahami perjalan haji, sebut Kakan Kemenag.
Sementara mengenai protokol kesehatan Kakan Kemenag menyampaikan sampai sejauh ini Kementerian Agama Kabupaten Dairi selalu berusaha dan berupaya mencegah perkembangan Covid-19. Hal ini dapat terlihat ketika pegawai Kemenag melakukan aktivitas kantor dan masyarakat yang melakukan kunjungan selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dan mengenakan masker. (lm)


Sidikalang (Humas). Hari Keluarga Nasional ke XXVII (27) Tahun 2020 diperingati oleh Pemerintah Kabupaten Dairi yang dirangkaikan dengan Bakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan yang dilaksanakan pada Senin (29/6/2020). Peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXVII tersebut dipusatkan di Puskesmas Huta Rakyat Kecamatan Sidikalang.
Dalam arahannya, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan keluarga merupakan titik pusat dari Visi Pemerintah Kabupaten Dairi yakni mewujudkan SDM yang Unggul dimana keluarga yang Unggul untuk menuju Dairi yang Unggul yang diyakini akan mensejahterakan masyarakat dalam harmoni keberagaman di Kabupaten Dairi.
Pada hakekatnya, Hari Keluarga Nasional dikatakan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu sebagai hari bangkitnya kesadaran untuk membangun keluarga ke arah keluarga kecil yang bahagia, sejahtera melalui program Keluarga Berencana (KB) dan program lainnya.
.
“Ketahanan bangsa kita ketahui ada pada keluarga,
perencanaan bangsa sebagai pilar akan suksesnya bangsa Indonesia ke depan. Tanpa perencanaan keluarga yang matang maka akan sangat sulit bagi kita semua sebagai suatu kesatuan untuk bersaing dengan bangsa bangsa lain” ujar Beliau.
Peringatan Hari Keluarga Nasional dikatakan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu sebagai ajang untuk kembali menggelorakan dan mensosialisasikan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Dan untuk keberkahan acara, dalam hal ini pembacaan Do’a yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi melalui Kasi Bimas Islam Lindung Klaoko, S.Ag. Berikut do’a yang dipanjatkan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional tersebut.
Dalam memperingati Keluarga Nasional ke XXVII ini kami bermunajat kepadamu Jadikanlah anak-anak kami sebagai pewaris kami dan para pendahulu kami, Hidup penuh budi pekerti, memiliki karakter yang baik mampu untuk mengisi dan meneruskan pembangunan yang telah digagasi oleh para pemimpin kami dan senantiasa takarrub kepadamu Illahi Rabbi
Dengan curahan rahmad dan kasih sayangmu semakin mempertinggi rasa empati dan suka memberi, Dengan kekuatan ilmu dan pengetahuan justru semakin rendah hati, sehingga terwujud Kabupaten Dairi yang memiliki SDM yang tinggi dan menjadikan Dairi Unggul yang mensejahterakan Masyarakat dalam harmoni keberagaman.
Seiring dengan Peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXVII ini, sekaligus Bhakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan Kabupaten Dairi, tentunya kami dapat mengikuti kegiatan pencanangan KB-Kesehatan ini dalam keadaan tenteram, damai dan sejahtara adalah berkat kasih dan sayangmu.
Oleh karena itu ya Allah jadikanlah ini sebagai wujud pengabdian kami bersama dengan TNI kepada Bangsa dan Negara khususnya Masyarakat Kabupaten Dairi, jadikan pula lah kegiatan kami ini sebagai salah satu bentuk amal dan ibadah kami kepada Mu ya Rabb, sehingga kami butuh bimbinganmu, memohon perlindungan dari engkau, sekaligus kami mengharapkan kekuatan lahir dan bathin dari-Mu untuk menjalankan kegiatan kami ini, pinta Lindung Kaloko diakhir do’anya. (lm)


Sidikalang (Humas). Sejumlah ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi mengikuti serangkaian tes Kesehatan. Tes Kesehatan tersebut dilaksanakan mendeteksi penyakit sejak dini, Rabu (17/06) di aula Kemenag Dairi Jalan pelita Nomor 20 Sidikalang.

Sebagai pelaksana kegiatan dimaksud, yaitu petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Dairi melaui UPT. Puskesmas Batang Beruh Sidikalang. Adapun jumlah total peserta tes sebanyak 30 orang yang terdiri dari seluruh Pejabat Kemenag, para Kasi dan Penyelenggaraan, Staf pada Seksi masing-masing, Penyuluh, Pengawas Pendidikan, dan Pramubhakti Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi.

Serangkaian tes kesehatan yang dikuti oleh ASN Kemenag Dairi diawali dengan pengukuran tinggi badan, ukuran lingkaran pinggang, berat badan, mengukur tekenan darah, hingga cek gula darah. Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 12.00 Wib yang ditangani oleh tenaga medis sebanyak 6 orang yang sudah berpengalaman dibidangnya.

dr. Rony mengatakan ketika diwawancara oleh humas, “semua pegawai Kemenag Dairi yang mengikuti tes kesehatan dalam kondisi sehat. Hanya saja sebagaian pegawai termasuk dalam kategori gemuk. Untuk itu kami sarankan untuk lebih banyak melakukan aktivitas/gerak, misalnya jalan santai, senam atau jogging, atai jenis olah raga yang ringan lainnya, tutur dr. Rony

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Drs. H. Saidup Kudadiri, MM mengatakan, tes kesehatan ini sangat bermanfaat untuk pegawai Kemenag Dairi, selain untuk mengetahui kondisi kesehatan juga sebagai edukasi untuk pegawai betapa pentingnya menjaga kesehatan.

“Jika kondisi tubuh kita prima, maka kita siap melaksanakan aktivitas dalam bentuk apapun, ujar Kakan Kemenag. (lm)


Sidikalang (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi menggelar rapat khusus bersama pimpinan Pondok Pesantren menjelang diterapkannya kebijakan normal baru atau new normal di tengah wabah virus corona ini. Rapat digelar diaula Kemenag, Kamis (18/06).

Kakan kemenag menyampaikan lanjut kesiapan pesantren menjalankan new normal harus betul-betul extra karena sebagian besar kondisi sarana dan prasaran pesantren belum memenuhi standar kesehatan terlebih protokol Covid-19.

Untuk memulainya tatanan baru nantinya, pondok pesenatren harus mempersiapkan, Alat pelindung Diri (ADP) untuk guru yang tidak mondok atau dari luar, alat rapid test, hand sanitizer, dan masker. Juga harus melakukan penyemprotan disinfektan seluruh area Ponpes mulai dari tempat belajar, masjid, asrama, MCK tanpa terkecuali, tegas Kakan Kemenag.

Hal ini kita lakukan guna meproteksi dan menghadang laju penyebaran Covid-19, sehingga santri yang akan masuk pondok pesantren benar terbebas dari Covid-19.

Kakan Kemenag juga mengimbau kepada pihak ponpes agar melakukan koordinasi dengan Dinas kesehatan.

Dan yang terakhir menurutnya, pondok pesantren agar bisa menyediakan dan melengkapi protokol kesehatan dengan mempersiapkan skenario atau peraturan-peraturan yang dapat menunjang penerapan new normal.

Namanya juga new normal, yang artinya tatanan baru. Batasi jumlah pengunjung yang masuk dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Mari berdoa semoga wabah ini segera berakhir sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan seperti sedia kala, pungkas Kakan Kemenag.

Berdasarkan informasi penerapan new normal untuk pondok pesantren dijadwalkan pada 18 Juli mendatang. Penerimaan santri dilakukan secara bertahap yang terbagi kedalam empat yahap yaitu, tahap pertama sebanyak 25%, tahap kedia 50 persen dan tahap ketiga sebanyak 75% serta tahap keempat 100%.

Rapat khusus ini juga turut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam, Ketua Yayasan, Kepala Pondok Pesantren, serta Kepala MIS, MTs dan MA. (lm)


Sidikalang (Humas). Qalbu (Qurban Langsung Bersama Umat) adalah merupakan program dan gagasan Kakan Kemenag Kabupaten Dairi, yang mana beranggotakan ASN Kemenag Dairi yang beragama muslim sejak tahun 2018. Program hingga saat ini masih tetap berjalan yang telah memasuki tahun ketiga.

Sementara untuk tahun ini, Kakan Kemenag Kabupaten Kemenag Dairi kembali menggulirkan satu program lagi, yakni Infaq. Infaq adalah program pendistribusian bantuan berupa infaq untuk pembangunan mushalla. Misalnya di lokasi bencana, daerah perbatasan, hingga daerah-daerah lainnya yang membutuhkan.

Dan untuk kelancaran adminitrasi, kelengkapan data peserta hingga data Jemaah yang akan mendapatkan penyaluran qurban dan pembangunan mushalla hari ini, Senin (15/06) Kemenag Dari menggelar rapat mengingat hari Raya Idul Adha akan segera tiba. Bertempat di Aula Kemenag Dairi Jalan Pelita Nomor 20 Sidikalang, rapat dipimpin oleh Drs. H. Saidup Kudadiri MM selaku pimpinan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi.

Kakan Kemenag dalam bimbingan dan arahannya berharap untuk tahun ini, penyaluran hewan qurban agar lebih menyentuh masyarakat. Mengingat didaerah-daerah plosok dan perbatasan terkadang tak satu orang pun yang berkurban dalam dalam satu BKM.

Pun juga, penyaluran infaq untuk pembangunan Mushalla. “Untuk periode perdana tahun ini lebih mengutamkan daerah-daerah pedalaman yang benar-benar sangat membutuhkan, sehingga dengan uluran tangan dan berbagi bersama persaudaraan kita semakin terjaga dan terpelihara, sebut Kakan Kemenag.

Hingga berita ini diturunkan, ASN Kemenag Dairi yang sudah mendaftarkan diri sebanyak 13 orang untuk program qalbu dan 35 orang untuk infaq pembangunan musahalla (lm)


Kemenag Dairi Jalankan Tugas Kantor Terapkan Protokol Kesehatan
Sidikalang (Humas). Menerapkan dan menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19 memang tidak semudah membalik telapak tangan. Hingga berita ini diturunkan, masih terus terjadi penambahan jumlah pasien positif corona di seluruh Indonesia. Namun tidak usah membuat kita berputus asa melakukan yang terbaik untuk sesegera mungkin memutus mata rantai penyebaran virus mematikan itu.

Hal-hal kecil harus terus diupayakan untuk tetap dilakukan misalnya tetap berada di rumah, rajin cuci tangan dengan sabun, selalu memakai masker serta menjaga physical distancing. Bagi instansi juga harus melakukan apa yang bisa dilakukan misalnya dengan menyediakan tempat cuci tangan bahkan melakukan pemeriksaan suhu badan.

Demikian yang dilakukan oleh Kemenag Dairi dengan telah dimulainya pemberlakuan New Normal oleh Pemerintah dan telah dimulainya pula pemberlakuan Work From Office (WFO). Sejak Senin hingga hari ini Rabu (10/06) memberlakukan pemeriksaan suhu badan bagi semua orang yang memasuki Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi.

Teknisnya adalah dengan menjaga pintu masuk Kemenag Dairi oleh Satpam dibantu staf pegawai lain secara bergantian. Petugas dilengkapi dengan Termometer tembak untuk memeriksa setiap orang yang memasuki Kemenag Dairi, tidak terkecuali pegawai, serta seluruh tamu yang datang. Petugas melakukan pemeriksaan dan tidak ada halangan karena semua orang sudah menyadari pentingnya protokol kesehatan saat ini.

Tidak hanya memberlakukan pemeriksaan suhu tubuh, Kemenag Dairi juga menyediakan tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun serta penyediaan hand sanitizer dan juga tissu untuk tamu yang melakukan kunjungan ke Kemenag Dairi sebelum memasuki ruangan.

Ini adalah komitmen Kemenag Dairi dalam mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan dan mengedepankan protokol kesehatan untuk kepentingan bersama. (lm)


Sidikalang (Humas). Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dairi sosialisasikan Keputusan Menteri Agama RI No. 49 Tahun 2020 tentang pembatalan keberangkatan Haji Tahun144 H /2020M di Aula Kantor Kemenag Dairi, Kamis (04/06).

Hadir dalam Sosialisasi pembatalan haji diantaranya Kakan Kemenag Kabupaten Dairi Drs. H Saidup Kudadiri, MM didampingi Kasi Penyelenggaraan Haji Umrah Drs. H Dunggar Angkat, MM dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi diwakili Petugas Kesehatan Hj. Susi Kartika Ayu Kudadiri Kudadiri didampingi tenaga medis pemeriksa kesehatan haji dr. Eka S Limbong serta para Jamaah calon haji Kabupaten Dairi beserta para panitia lainnya.

H. Saidup Kudadiri menyampaikan apresiasi Surat Keputusan Menteri Agama(KMA) Nomor. 49 Tentang Pembatalan Pemberangkatan Haji Indonesia ditengah pandemic Covid-19.

“Dalam suasana New Normal saat ini kita harus lebih hati hati untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Sebab dengan New Normal sudah bebas beraktipitas dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan” sebut Saidup.

Pembatalan keberangkatan Haji Indonesia adalah kebijakan yang bijaksana karena Pemerintah Arab Saudi suasana lockdown.

“Sebenarnya Pemerintah RI berkeinginan memberangkatkan haji, akan tetapi Pemerintah Arab Saudi masih membatasi jamaah calon haji dari negara luar. Dan kalaupun nanti Pemerintah Arab Saudi membuka pelaksanaan haji Pemerintah RI tidak akan memberangkatkan jamaah calon haji Indonesia. Bagi jamaah calon haji tahun 2020 akan berangkat pada tahun 1442 H atau tahun 2021 mendatang, jelas Saidup.

Saidup menambahkan, seluruh dana haji yang sudah disetorkan calon haji dipastikan aman karena seluruh dana haji Indonesia dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Indonesia.

“Dan bagi Jamaah Calon Haji yang ingin mengambil/menarik biaya pelunasan, bisa kita lakukan dengan ketentuan mengikuti prosedur yang berlaku”, tukasnya.

Sementara itu, Dunggar Angkat selaku Penyelenggaraan Haji menyebutkan, yang berkaitan dengan manasik haji dan keberangkatan jamaah calon Haji tahun yang akan datang dapat dikoordinasikan di Kantor Kemenag seksi PHU.

Adapun jumlah Jemaah Calon Haji yang batal berangkat tahun ini sebanyak 30 orang. 16 orang di antaranya PNS, Petani 2 orang, Pegawai Swasta 3 orang, Pensiunan 4 orang, Ibu Rumah Tangga 5 orang. Sebanyak 10 jemaah merupakan pasangan suami, termasuk Kakan Kemenag Dairi serta Dunggar dan istrinya. Usia termuda 47 tahun atas nama Nursaniah jamaah asal Batu Kapur Kecamatan Sidikalang, sementara tertua 86 atas nama Suriah Lingga jamaah asal Kuta Maha Kecamatan Siempat Nempu.

Perlu diketahui, sebelum sosialisasi dilaksanakan para Jemaah terlebih dahulu mencuci tangan dengan menggunakan Hand Sanitizer dan diwajibkan memaki masker sebelum memasuki aula. (lm)


Sidikalang (Humas). Dipenghujung bulan Ramadan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi laksanakan kegiatan “Peduli Fakir Miskin dan Kaum Dhuafa” dengan cara membagikan paket sembako berupa berupa Beras, Mie Instan, Minyak Goreng dan uang tunai. Kegiatan ini merupakan inisiatif Pegawai Kemenag Dairi, sebagai wujud kepedulian sosial dalam situasi pandemi Covid-19.

Penyaluran paket sembako langsung diserahkan oleh Kakankemenag Dairi, Drs. H. Saidup Kudadiri, MM didampingi Kasubbag Tata Usaha, H. Mahdi Kudadiri, S.Pd.I, MM para Kasi dan Penyelenggara serta beberapa dari Kepala KUA Kecamatan, di Aula Kemenag Rabu, (20/05), yang sumber dananya diperoleh dari Infak ASN Kemenag Dairi.

Penyaluran bantuan sembako tetap menerapkan protokol (SOP) pencegahan Covid-19. Bantuan yang merupakan donasi/Infak dari ASN Kemenag Dairi yang disaksikan sejumlah Kepala Seksi/Penyelenggara dan ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Dairi.

Kakan Kemenag mengungkapkan bahwa bantuan ini diperuntukkan untuk fakir miskin dan kaum duafa. Oleh karenanya, kami berharap kiranya bantuan ini benar-benar dapat membantu dan meringankan sedikit beban mereka, ujar Saidup.

“Semoga melalui bantuan ditengah pandemi seperti saat ini, kita ingin masyarakat terbantu dengan bantuan seadanya dari kita. Kita juga ingin saudara-saudara kita ikut merasakan kebahagiaan dalam menyambut Hari Kemenagan yaitu hari raya Idulfitri” pungkas Saidup. (lm)


Sidikalang (Humas). Ditengah Pandemi Covid-19 di Kabupaten Dairi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi menyalurkan bantuan berupa beras kepada pegawai Non PNS yang meliputi Pramubhakti, Penyuluh Non PNS, Security dilingkup Kemenag Dairi.

Sebanyak 269 karung beras diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi Drs. H. Saidup Kudadiri, MM dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Bertempat di aula Kemenag Dairi Jalan Pelita Nomor 20 Sidikalang, Rabu (20/05).

Saidup Kudadiri menyampaikan, penyaluran bantuan ini adalah sebagai bentuk kepedulian antar sesama. ”Kita adalah satu naungan yaitu Kementerian Agama, sudah sewajarnya kita saling tolong menolong dan menyisihkan sedikit pundi-pundi rezeky kita kepada sesama”, sebut Saidup.

“Walaupun tidak banyak, semoga bantuan ini dapat memberi manfaat. Kita berdoa bersama, semoga wabah Covid-19 ini segera berlalu, tukas Saidup.

Terpisah, Kasubbag TU menyampaikan, bantuan tersebut bersumber dari sumbangan dari ASN Kemenag Dairi secara sukarela.
“Sumbangan bersifat sukarela, dengan kesadaran tidak ada paksaan sama sekali. Mudah-mudahan dengan adanya sedikit bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak secara ekonomi akibat wabah Covid-19 ini,” tutur H. Mahadi Kudadiri. (lm)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com